Awas Terjangkit Penyakit Menular Dari Sering Pinjam Meminjam Helm

Memakai helm waktu mengenderai motor itu penting. Helm membuat perlindungan kepala Anda dari luka bila berlangsung kecelakaan. Walau memberikan perlindungan, pinjam helm orang lain atau menggunakan helm berganti-gantian dapat menularkan beberapa penyakit. Apa penyakitnya? Lalu, bagaimana triknya untuk menahan penyebaran penyakit itu?

Naik motor bisa saja pilihan pas sejumlah besar orang untuk melalui jalan sempit serta tembus kemacetan. Ditambahkan, saat ini banyak layanan ojek online atau pangkalan yang siap panggil supaya Anda bertambah cepat sampai ke arah.

Sayangnya, buat konsumen setia ojek menggunakan helm berganti-gantian dengan orang lain dapat memunculkan permasalahan. Tersebut beberapa penyakit yang dapat menyebar dari pemakaian helm dengan berganti-gantian.

1. Kutu rambut

Kutu rambut hidup di kulit kepala, alis, serta bulu mata satu orang. Kutu ini mengonsumsi darah manusia hingga memunculkan rasa gatal. Bila terus digaruk, kulit kepala Anda dapat terluka.

Kutu rambut benar-benar gampang menyebar. Anda bisa ketularan bila pinjam helm yang awalnya digunakan oleh orang yang punyai kutu rambut.

Kutu bisa loncat dari helaian rambut ke tali pengait helm atau kain pelindung sisi dalam helm serta berkunjung sesaat disana. Saat Anda seterusnya yang menggunakan helm itu, efek tertular kutu rambut besar sekali.

2. Kurap

Kurap adalah salah satunya type infeksi kulit kepala oleh jamur dermatofita. Infeksi ini dapat mengakibatkan bercak kemerahan berupa cincin serta bersisik pada kulit. Bercak ini bisa memunculkan rasa gatal, bila tidak diobati dapat mengakibatkan kebotakan.

Menurut CDC, kurap bisa menyebar dari lewat beberapa benda orang yang terinfeksi, seperti baju, handuk, topi, sisir, atau helm. Jadi, pinjam helm orang lain waktu naik ojek dapat tingkatkan efek Anda terserang kurap di kulit kepala.

3. Kudis

Tidak hanya kurap, kudis dapat juga menyebar dengan gampang. Keadaan ini berlangsung karena serangan parasit type Sarcoptes scabiei var. Hominis pada susunan kulit.

Awalannya parasit kudis cuma melekat di permukaan kulit, sampai selanjutnya masuk ke antara kulit serta bertelur di dalamnya. Kulit yang dihinggapi parasit kudis akan berasa gatal serta menimbulkan ruam merah seperti jerawat.

Penebaran penyakit kulit ini biasanya berlangsung lewat kontak langsung berkelanjutan. Tetapi, juga bisa menebar dari benda yang digunakan oleh orang yang terinfeksi. Itu berarti, bila Anda pinjam helm orang lain yang terinfeksi kudis, Anda akan beresiko terserang penyakit yang sama.

4. Infeksi bakteri staphylococcus

Bakteri Staphylococcus adalah type kuman yang biasa diketemukan pada kulit atau hidung orang sehat.

Tetapi saat banyaknya terlalu berlebih, bakteri ini akan mengakibatkan penyakit yang disebutkan impetigo, walau peluang infeksinya relatif kecil. Impetigo ialah infeksi yang memunculkan lenting kemerahan gatal pada kulit. Lenting impetig dapat pecah setiap saat.

Penularannya lewat kontak kulit di antara orang yang terinfeksi dengan orang lain yang mempunyai cedera di kulit. Pinjam helm orang lain dapat jadi salah satunya langkah penyebaran impetigo, jika awalnya helm dipakai oleh orang yang terinfeksi serta Anda yang memakai sesudahnya mempunyai cedera di kulit kepala.

Walau kecil kemungkinannya, Anda tidak bisa memandang remeh. Masalahnya bakteri staph dapat meneror nyawa bila infeksinya sampai masuk saluran darah serta menyerang paru atau jantung.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *